UMKM Diimbau Tinggalkan Facebook

INILAH, Bandung – Akhir pekan lalu Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengonfirmasi adanya kebocoran data pribadi 1 juta pengguna sosial media facebook di Indonesia. Diduga, pembobolan tersebut digunakan untuk kepentingan Pilkada DKI Jakarta di 2017.

Menanggapi kasus ini, sejumlah pakar telematika memperingatkan, kalangan bisnis khususnya UMKM untuk segera menghentikan aktivitas dan promosinya melalui FB. Jika diperlu, sementara waktu menonaktifkan akun masing-masing.

“Untuk menghindari pencurian data lebih luas, baiknya stop dulu bersosial media. Para pelaku usaha UKM bisa beralih ke marketplace untuk menjual produk mereka secara online. Ini konsekuensi dari kecerobohan FB dalam menjaga keamanan user-nya,” ujar Information Technology (IT) Security Expert Lembaga Riset Telematika Sharing Vision, Budi Sulistyo, di Bandung, Minggu (8/4/2018).

Sementara itu, menyadari pentingnya keamanan data internet, PT Sydeco, sebuah perusahaan keamanan data asal Yogyakarta meluncurkan dua teknologi terbaru untuk melindungi data internet. Teknologi itu meliputu Archangel dan Secure System of Transmission (SST) yang berfungsi sebagai machine learning untuk menganalisa berbagai tipe serangan di saat ini dan masa depan.

“Teknologi mutakhir ini diciptakan melalui serangkaian riset dengan meneliti berbagai kasus pencurian dan pembobolan data yang pernah terjadi. Beberapa kasus seperti peretasan Twitter, Facebook, WhatsApp, Aplle, hingga media internasional seperti The Wall Street Journal dan The Washington Post. Bahkan para peretas berhasil membobol 4,93 juta akun Gmail, 500 juta akun Yahoo, dan 68 juta akun Dropbox.,” tegas Patrick Houyoux, President Director PT Sydeco.

Source: http://www.inilahkoran.com/berita/ekonomi/77501/umkm-diimbau-tinggalkan-facebook | Inilahkoran.com, 8 April 2018.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here